Entah mau mulai dari mana saya harus nulis.. Haha it was a
loooong time yaa. Blog ini tercipta tahun 2010. Waktu itu umur masih 21,
sekarang di usia menginjak hampir 26 tahun, banyak sekali hal yang sudah
terjadi terutama 4 tahun kebelakang ini. Di usia 25 akhirnya saya memutuskan
untuk menikah dengan laki-laki pilihan saya yang (pastinya) saya pernah
ceritakan juga di blog ini.
Hhhh syukur Alhamdulillah, bukan hanya kedewasaan yang
menjadi meningkat 99,99 % tapi juga ketaqwaan, keimanan kepada Allah SWT,
kekhusukan dalam beribadah, benar-benar saya rasakan setelah menikah. Dan saya
juga sudah memutuskan untuk berhijab, bahkan sebelum menikah. Keputusan untuk
berhijab adalah keputusan yang tidak mudah. Kita harus bertanggung jawab atas segala perilaku yang mencerminkan seorang muslimah. Namun saya sadar siapa
saya, saya hanyalah seorang hamba yang penuh dosa. Saat saya menyadari bahwa
menutup aurat adalah kewajiban seorang wanita muslim, saya berkaca pada diri
saya yang saat itu masih mengumbar aurat yang seharusnya saya simpan untuk
suami saya nanti. Dan itu membuat saya berpikir bahwa tidak ada hubungannya
dengan perilaku seseorang, karena itu adalah Kewajiban. Alhamdulillah, hampir 2
tahun sudah saya berhijab dan saya menemukan ketenangan dalam batin saya. Yang
terjadi 4 tahun kebelakang ini, yaitu termasuk menjadi seorang pegawai di
perusahaan tempat saya bekerja sekarang adalah merupakan bukti bahwa hijab
tidak membatasi rezeki seseorang, malah yang saya rasakan justru menambah
rezeki. Saya percaya bahwa rezeki adalah jaminan Allah. Kita cuma harus
meyakini kebesaran Nya. In shaa Allah hidup akan selalu tenang. Amin. o:)
Sebenernya bikin blog cuma iseng, karna hobi nulis. Hobi
nulis apa hobi curhat ya? hahaha. Ya at least bisa menuangkan apa yang ada di
hati dan di kepala. Mudah-mudahan sih bisa menginspirasi orang-orang yang
membaca tulisan saya juga. :D
Kali ini saya ingin berbagi kebahagiaan dengan
menunjukan beberapa moment yang ter-capture dalam sebuah gambar yang sengaja diabadikan
pada saat lamaran pernikahan dan pada hari H pernikahan saya dengan suami saya. Walaupun sudah lumayan lama waktunya, ngga papa deh ya. Cerita sedikit, ngga kebayang deh rasanya akhirnya dilamar sama orang yang kita
cintai. Bahagia, sedih, haru, excited, semua bercampur jadi satu. Dimana di
moment itu dua keluarga besar bertemu dan akan menjadi satu keluarga yang lebih
besar lagi, insha Allah lebih erat lagi, saling mendukung satu sama lain. Alhamdulillah mereka semua selalu ada untuk
membantu kelancaran acara pernikahan kami hingga dengan hari H walaupun kami tidak memintanya. Benar-benar
saya bahagia karna memiliki keluarga dan saudara-saudara yang peduli dan saling
menyayangi satu sama lain. Terimakasih kepada seluruh keluarga besar dan semua
yang berkontribusi di dalam acara pernikahan kami. I Love you all so much ! :*
:*
![]() |
| Dian & Backri - 25 April 2015 |
![]() |
![]() |
![]() |
Itulah beberapa moment pada saat acara lamaran di kediaman orang tua saya. Acaranya berlangsung sangat khidmat dan kekeluargaan. Walaupun kami berasal dari suku yang berbeda, saya dan keluarga dari Jawa, sedangkan suami dan keluarga dari Medan Sumatra, tapi tidak mengurangi suasana kehangatan dan kekeluargaan yang begitu kental pada acara lamaran berlangsung. Alhamdulillah. :)
Hari demi hari berlalu, waktu terus berjalan.. Persiapan pernikahan kami masih cukup lama yaitu sekitar 6 bulan tepat di tanggal 4 bulan Oktober 2015. Layaknya orang yang sedang mempersiapkan acara besar, yah standar aja sih yang dipersiapkan. Perlahan tapi pasti, kita menyiapkan semuanya. Dari mulai nyicil beli seserahan, memilih-milih warna tema pernikahan, foto pra wedding, menyiapkan dekorasi, catering, tata rias, kostum, dan banyak perintilan lainnya yang kadang terlupakan. Kadang saking excited nya mempersiapkan pernikahan, ada saja hal yang diperdebatkan. Alhamdulillah nya, saya dengan suami yang waktu itu masih calon suami sangat flexible dan selalu berusaha untuk saling memahami kemauan satu sama lain. Jadi tidak ada cobaan yang begitu berarti yang kata orang-orang sih agak berlebihan menurut saya. Pada acara pernikahan kami, kami memilih menggunakan adat Jawa yaitu dari pihak orang tua saya. Karena biasanya yang menggelar acara resepsi dari pihak perempuan, jadi perempuan berhak menentukan ingin menggunakan adat apa. Bicara soal adat Jawa dalam pernikahan, sebenarnya saya tidak terlalu tahu banyak dan bahkan baru tahu setelah mempersiapkan pernikahan ini. Jadi ya saya manut aja apa kata orang tua. Dari mulai acara siraman, sampai prosesi adat Jawa di hari H pernikahan. Dan seluruh proses telah berhasil kami lewatkan dan berjalan lancar, syukur Alhamdulillah. Satu kata yang bisa saya ungkapkan, Bahagia. Mungkin kata itu sudah mewakili seluruh perasaan yang saya rasakan waktu itu.
Berikut ini beberapa foto Pra Wedding kami :
Mengambil tema kerajaan dan bridal ala-ala kalo kata anak jaman sekarang. Hahaha. Foto ini dilakukan indoor waktu itu di salah satu foto studio di daerah Rawamangun Jakarta. Mungkin kalau yang sudah menikah, pernah tau referensi studio yang udah terkenal namanya ini. Yap, POSE Studio. Studio foto ini menawarkan berbagai macam tema foto pernikahan yang unik-unik banget dan hasilnya dijamin bagus. Ya walaupun sedikit agak mahal tapi worth it dengan hasilnya.
Next ke foto yang lain:
![]() |
| Percaya atau tidak, mahar uang ini saya buat dengan tangan saya sendiri :) |
| Seserahan |
![]() |
| Moment Siraman 3 Oktober 2015 (Malam Midodareni) |
![]() |
| Dian & Backri - 4 Oktober 2015 |
| Akad Nikah |
![]() |
| Resepsi |
Fiuuuh.. begitu kelar keseluruhan acara nya hal pertama yang saya sekeluarga lakukan adalah mengucap syukur. Alhamdulillahirabbilalamiiiin. Akhirnya terbayar semua rasa lelah kami. Acaranya berjalan lancar sesuai dengan yang kami harapkan. Tamu undangan pun full. Hanya beberapa yang tidak bisa hadir.
Waktunya istirahat, karna esok pagi kami berdua langsung akan terbang ke Bali untuk honeymoon. Ya namanya juga karyawan swasta, waktu cuti nya terbatas. That's why kami ngga mau buang-buang waktu, langsung honeymoon walaupun kondisi lagi capek banget. Hehe.
Finally Arrived!!!
Akhir dari cerita yang sungguh menyenangkan!! Perjalanan panjang cerita saya dan suami sewaktu pacaran pun berakhir disini. Dan kita menuju ke babak baru yaitu rumah tangga. Semoga rumah tangga kami selalu diberikan keberkahan oleh Allah SWT. Menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah in shaa Allah. Amin. Dikaruniai anak soleh dan solehah, dan mampu menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak kami kelak. Amin ya Rabbalalamin.
With Love and Peace.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

















Lovely :)
BalasHapusSelamat menempuh hidup Baru mba dian. Ikut seneng baca blognya
BalasHapusAlhamdulillah.. nice share
BalasHapusAmazing story. Happy for u both!
BalasHapus